1. Ucapkan Keras-Keras. Baca dengan lantang. Ucapkan dengan keras apa
yang sudah teman-teman pelajari pada diri teman-teman sendiri, pada
teman yang lain, atau pada orang tua. Mendengarkan dan mengucapkannya
bisa menjadikan informasi lebih melekat di otak.
2. Tulis. Tulis materi yang ingin teman-teman pelajari dan hafalkan. Ini akan memperkuat keterampilan membaca teman-teman.
3. Gunakan Mnemonic (sesuatu yang dapat membantu ingatan). Karang kata,
nama, atau kalimat untuk membantu teman-teman mengingat fakta dan ide
(secara detail metode “cantol” ini bisa teman-teman pelajari dari buku
Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan, Kaifa,
1999). Misalnya:
• Untuk mengingat urutan kejadian, gunakan kalimat atau kata kunci.
Untuk mengingat warna spectrum, hafalkan Mejikuhibiniu –Merah, Jingga,
Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu-. Untuk menghafal nama-nama danau besar
di Amerika, cobalah HOMES –Huron, Ontario, Michigan, erie, Seperior-.
• Untuk mengingat tanggal, cobalah sajak. Misalnya: “Pada empat belas sembilan dua, Colombus memulai pelayarannya …”
• Untuk mengingat arti sebuah kata, asosiasikan kata tersebut dengan sesuatu yang kamu kenal baik.
4. Teruslah Belajar. Teruslah mempelajari topik yang sama bahkan sesudah
teman-teman menguasainya. Sifat mengulangi pelajaran yang sudah
dikuasai ini berguna, khususnya saat teman-teman menjadi gugup sekali
saat ujian.
5. Visualisasikan. Gambarkan informasi seperti apa yang terdapat pada
halaman yang sedang teman-teman pelajari. Ubah fakta dan ide menjadi
gambar mental. Gambar lukisan nyata, kalau hal itu membantu teman-teman
dalam belajar.
6. Terapkan apa yang teman-teman pelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Kalau teman-teman menerapkan apa yang teman-teman pelajari, teman-teman
nggak bakalan lupa.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar